Tampilkan postingan dengan label beras. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label beras. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Oktober 2014

Mengenal alat pengukur derajat sosoh

Derajat sosoh / Milling degre adalah jumlah prosentase terkupasnya lapisan rice bran/bekatul. Alat pengukurnya disebut Milling Meter. Sekarang sudah banyak beredar berbagai merk dari alat tersebut, alat ini tergolong sangat mahal.Walapun begitu tidak mengapa kita pelajari saja , sekedar untuk pengetahuan.

Tempat sampling untuk wadah beras yang akan diukur
Tingkat keputihan ini menandakan warna beras terlalu putih (biji kapur) atau tidak
Transparansi menandakan tingkat kebeningannya

gambar inlate tempat sampling

diagram tampak atas dan samping

ini adalah gambar spesifikasinya
Keputihan 5% s/d 70.0 %
Transparansi 0% s/d 8.0%
Derajat sosoh / milling degree 0 s/d 199%
Cara alat ini bekerja dengan membandingkan tingkat warna beras dengan warna yang sudah di insall dalam mikroprosesornya. logikanya semakin putih beras akan semakin tinggi derajat sosoh nya.Derajat sosoh  berbanding terbalik dengan mutu gizi itu sendiri. Artinya semakin tinggi derajat sosohnya maka semakin rendah nilai gizinya.
Bagaimana kita menentukan derajat sosoh jika tidak mempunyai alat ini?
Derajat sosoh beras di pasar tradisional dikisaran 60% sampai 80% , kalo pecah kulit 0%  dan kalo selep keliling sekitar 60%.Dengan patokan seadanya ini nanti kita akan belajar menentukan harga beras kita, yang akan kita bahas pada sesi berikutnya , termasuk juga cara penggunaan ,cara kalibrasi      





Senin, 21 Juli 2014

Cara Menentukan Harga Gabah berdasarkan Rendemen


Beberapa hari ini gabah dari daerah compreng Tuban mulai mengalir masuk, kalau boleh saya katakan kwalitasnya sangat bagus strukturnya keras,itu sangat mempengaruhi rendemen. Saya pun mulai memikirkan ulang untuk menngubah rendemen laboratorium KG ke Beras, kalo pada tulisan sebelumnya rendemen laboratorium KG saya tetapkan 67% maka untuk gabah kali ini adalah 70%, benar benar sangat bagus .Jadi saya membagi 2 Rendemen laboratorium KG 67% dan 70%. Jika struktur gabah tidak terlalu keras ( normal ) maka rendemen KG  67% , kalo sangat keras 70%.
 Kami pun mencoba menerapkannya dan hasilnya bisa kita pakai patokan, dalam 2 kali giling kami mendapatkan rendemen KS ke beras 61,8% dan 62,21%. Benar benar membuat kami tercengang harga gabahnya 4.100,- .
 Untuk menentukan berapa harga kita jual gabah caranya begini..
Harga pokok pembelian beras per 21 juli 2014 adalah  7.100
Lalu kita tentukan / hitung rendemen gabah kita kalo ketemu 60% maka kita jual gabahnya 7.100 x 60% = 4.260,-
kalo ketemu 57% maka 7.100 x 57% = 4.047,-
Kalo kita bisa menentukan sendiri berapa harga gabah kita, tentu rugi kita bisa perkecil dan kita pun tidak gampang ditipu oleh para tengkulak. Karena tidak ada paksaan dan tipuan dalam jual beli.Kalo bisa lebih tinggi malah lebih bagus....

Jasa Pencarian Barang

      Untuk menutupi biaya sambungan internet , maka saya membuka jasa pencarian barang untuk anda....
Mencari bukan berarti barang anda hilang terus kami yang mencari lo......maksudnya anda membutuhkan suatu barang ,barang tersebut tidak ada diwilayah/daerah anda, maka kami bisa bantu mencarinya untuk mendapatkannya.
       Adapun barang yang diperbolehkan tidak melanggar undang undang yang berlaku. anda bisa minta tolong mencarikan barang apa saja yang anda kehendaki, jika kami mendapatkannya akan kami kirimkan gambarnya,dan jika anda berminat maka barang akan kami kirimkan via paket......
      Barang apa saja , mulai cetakan kue, manik manik, tas kulit , hantaran, obat herbal, bahan dapur,alat kantor, peralatan lab, komponen elektronika, aksesoris, pernik souvenir,info kontrakan dan pesan sekalian, brosur sekolah, seragam,benih pertanian dan lain lain,..asal kami mampu akan kami bantu.
untuk spesifikasi barang yang anda cari ,anda bisa menghubungi kami  via Whatsapp,sms,BBM


Whatsapp  : +62-81536913663
                  +62-85335040404
BBM         : 7EC80F15

Minggu, 29 Juni 2014

Menghitung Rendemen dengan Grain analyze tester

 Untuk menghitung rendemen gabah ks menjadi beras menggunakan grain analis agak sedikit ribet,karena diperlukan modal peralatan yang cukup banyak...
antara lain

  • Mesin Grain analyse
  • Timbangan
  • Moisture meter
  • Oven untuk kue dengan timer
  • dan alat pendukung seperti nampan,penjepit...dsb

Berikut langkah langka pengukuran , untuk mudahnya kami sertakan gambar agar lebih gamblang..
  • Ambil sampling acak dalam nampan, campur campur sebentar.
  • Ukur kadar air nya , langkah ini diperlukan untuk menetukan lamanya kita masukkan dalam oven.
  • Ambil dan timbang 300gr , jadikan 2 nampan masukan dalam oven


  • Seting oven 100 derajat celcius, seting timer 20 menit. nyalakan.
  • Setelah selesai diamkan agar dingin.
  • Timbang lagi ,lalu ukur kadar airnya lagi. untuk hasil maksimal usahakan hasil pengeringan oven berada pada kadar air 15% s/d 16% , ini perlu latihan berulang ulang.
  • Dari hasil diatas dapat dihitung berapakah penyusutannya, hasil gabah keringnya ditimbang dari 300gr basah menjadi 251gr kering, kadar air nya dari 35% basah menjadi 15,6% kering. Kadar air untuk patokan pengukuran adalah 14%. Jadi selisih gabah kering dengan patokan ( 15,6 - 14) adalah 1,6%.
  • Jadi gabah kering untuk 14% nya adalah 251gr - 1,6% = 246.984gr artinya dari 300gr gabah basah diperoleh 246,984 gabah kering.
  • langkah selanjutnya adalah mengambil 100gr gabah kering hasil diatas untuk di pecah kulit dengan Grain Analis.

  • Hasil beras pecah kulit nantinya akan dipoles untuk mengetahui rendemen GKG ke Beras,masukkan beras pecah kulit ke bagian poles mesin, jangan semuanya namun lakukan separo separo agar beras pecah kulit tidak habis manjadi katul pada saat proses.
  • Seting timer mesin ke 45 detik,jangan lupa menutup pengunci output nya agar beras tidak langsung terjun ke area hasil.Setelah semuanya diperiksa dan dilakukan ,buka ruang hasil nya dan kita lihat yang pertama adalah hasil bekatul dan menir, masukan ke ayakan menir,karena menirnya akan kita sertakan dalam hasil. Lalu buka penguncinya untuk menurunkan berasnya.
  • Lakukan hal yang sama pada separonya lagi. Lalu timbang hasil beras dan menir tadi. itulah Rendemen GKG pada analisa tersebut diatas. Hasil nya adalah 59gr.
  • Jadi hasil rendemen GKG ke Beras adalah 59%. Lalu berapakah Rendemen GKS ke Beras..?  Cara menghitungnya begini
Hasil pengeringan tadi adalah 246,984gr
246,984 x 59% = 145,72056 gr artinya dalam 246,984 gabah kering mengandung 145,72056 beras, untuk rendemen GKS ke Berasnya  adalah Beras Hasil  dibagi dengan GKS (dalam %)
145,72056 : 300 % =  48,57352% pembulatanya 48,57%
Kenapa harus 300 ? Karena sampling tadi yang kita ambil 300gr GKS.
Jadi rendemen dari gabah diatas 48,57%.
Kesulitan dari cara ini adalah mendapatkan kadar air 15% - 16%  pada saat peng-ovenan. Harus sering latihan . 
Demikianlah cara menghitung rendemen degan Grain Analyse Tester, untuk penghitungan manual telah diuraikan pada bahasan yang lalu.
Jika anda terbantu silakan klik halaman Donasi
      







Minggu, 22 Juni 2014

Mengenal alat tester Grain Analyse Tester

 Mengenal alat alat yang digunakan untuk menghitung rendemen gabah ke beras  GKS ke Beras maupun GKG ke Beras, harga alat ini lumayan mahal, jadi mustahil petani sederhana seperti kita memilikinya. untuk itulah kemarin kita telah membahas penghitungan rendemen dengan cara sederhana, jadi meskipun tidak memiliki alat ini kita masih bisa bekerja. Lagipula cara kerja alat ini sedikit ribet , jadi sukar dipelajari dengan cepat
ini adalah gambar alat tersebut
Grain Analyse Tester
Penjelasan
Input gabah digunakan untuk memasukan gabah kering
Blower digunakan untuk meniup sampah hasil giling gabah
Output sampah untuk mengeluarkan kulit gabah yang digiling
Output  beras pk adalah tepat keluarnya beras pecah kulit dan hasil blower
Setelan blower untuk menyetel besarnya sampah yang akan dikeluarkan
timer untuk timer
Saklar untuk saklar
Input beras pk digunakan untuk memasukkan beras pk yang akan dipoles
Output beras & katul adalah tempat hasil terakhir.
  Mengenai cara penggunaannya akan kita bahas pada sesi berikutnya.      



Sabtu, 21 Juni 2014

Rendemen GKS ke Beras secara kalkulasi

 Untuk menghitung rendemen gks ke beras , yang kita ukur adalah kadar sampah,kadar hampa,dan kadar air. Mengenai cara pengukuran nya telah kita uraikan padaa tulisan sebelumnya.
Peralatan Yang diperlukan

  • Moisture meter
  • Alkohol 
  • Timbangan digital

 Ini adalah contoh padi ks  yang masuk beberapa waktu yang lalu, beserta hasil pengukurannya
hasil pengukuran

kita ambil contoh gabah cepu yang masuk di akhir mei kemarin
hampa
Berikut data datanya
Kadar sampah (sa) : 1%
Kadar Hampa (ha) : 7,27% (seperti hasil diatas)
Kadar air (ka) : 35%
   Cara mrnghitungnya sebagai berikut, kita asumsikan berat gabah kering sawah (GKS) 1000kg,
maka yang kita cari pertama kali adalah berat Amilum (zat Tepung)
1000kg - 1% = 990 ( kita buang sampahnya)
990 - 7,27% = 918,027 (kita buang hampanya)
918,027 - 35% = 596,71755 ( kita buang airnya)
596,71755 adalah berat Amilum
Gabah kering Giling yang paling bagus kadar airnya adalah 14%
GKG = Amilum + 14%  air
ini adalah rumus dasarnya, jadi yang perlu kita temukan adalah berat air 14% yang terjebak dalam GKG, kenapa harus 14% ?
karena jika kadar air dibawah itu beras gampang patah, kalo diatasnya (lebih besar sama dengan 15%) roll pecah kulit cepat aus.
Air = 14%(Amilum + Air)
Air = 14%Amilum + 14%Air
Air-14%Air = 14%Amilum
utk mudahnya
100%Air - 14%Air = 14%Amilum
karena nilai air adalah 1 atau 100% pada persamaan  Air-14%Air = 14%Amilum
jadi bisa kita tuliskan begini
100%Air - 14%Air = 14%Amilum
86%Air = 14%Amilum
Air = 14%Amilum : 86%
jadi utk hitungan diatas air yang terjebak adalah
Air = (14% X 596,71755) : 86%
maka hasilnya adalah 97,140066
GKG = Amilum + 14%  air
GKG = 596,71755 + 97,140066
GKG = 693,85761
Rendemen beras (%) = (GKG X67%) : GKS 
Rendemen beras (%) = (693,85761 x 67%) : 1000%
Rendemen beras (%) = 46,48%
 Kenapa harus 67 %  (Rendemen beras (%) = (GKG X 67%) : GKS )?
Angka 67% adalah rendemen GKG ke beras pada laboratorium kami, ini kami ujikan berulang ulang pada beberapa sampling, hasil rendemen yang sebenarnya tidak jauh beda dengan hasil analisa diatas. Mungkin di kemudian hari akan kami coba jelaskan juga penghitungan rendemen dengan menggunakan  Grain Analyz Tester.
Dari hasil diatas bisa diartikan bahwa dalam 1000kg GKS mengandung 464,8 kg beras
 jika anda masih binggung anda bisa bertanya via whatsapp, jika kami ada sambungan dataplan akan kami jawab secepatnya.
Donasi lihat pada halaman donasi